Posted by Diposting oleh Chrizt-blogzone On Sabtu, Juli 25, 2009

“TEMPERAMEN”

1.Apakah “TEMPERAMEN” itu?
Menurut kamus besar bahasa Indonesia, temperamen adalah sifat batin yang tetap mempengaruhi perbuatan, perasaan, pikiran (periang, penyeedih, dsb)

1.1. Teori empat “TEMPERAMEN”
Sebagai hasil Hippo Crates membedakan adanya empat temperamen, yaitu : SANGUIN, MELANKOLIK, KOLERIK, FLEGMATIK
Hippocrates menjelaskan bahwa temperamen mana yang dimiliki seseorang menurutnya, bergantung pada empat “cairan” dari tubuhnya : darah, empedu hitam, empedu kuning, dan flegma.


Jadi Hippocrates memulai dengan mengamati perbedaan tingkah laku dan melanjutkan dengan menjelaskan perbedaan – perbedaan itu.
Pada dasarnya teori ini bersifat biokimia, namun meskipun bahan pokok dari teori ini telah musnah tapi bentuknya sekarang tetap hadir di tengah – tengah kita. Kini sebagai ganti dari “cairan” kita bicarakan tentang hormon dan unsur – unsur pokok biokimia lainnya yang boleh jadi mempengaruhi tingkah laku yang kita amati dari kehidupan sesorang.
Seorang Filsuf Jerman Immanuel Kant adalah orang Eropa yang paling berpengaruh dalam mempopulerkan ke-empat temperamen di seluruh Eropa. Meskipun tidak lengkap, uraian Kant mengenai ke-empat temperamen yang ditulisnya pada tahun 1798 adalah menarik bagi banyak orang.

0 komentar

Posting Komentar